December 2011
5 posts
dialog
Sekarang Mari kita berbicara Bukan dengan kata Namun dengan bibirmu yang menyentuh bibirku Dan dari sana akan kubagi lukaku Dan kuhirup sakitmu Kusesap masa lalumu Yang terjadi sebelum aku Sampai kemudian aku menjadi bagiannya Lidahmu yang menyapu lidahku Menari dalam semesta yang kita buat Melukis gambar-gambar monokromatik Yang berkilas dengan cepat Yang kita bagi berdua dan menjadi rahasia...
Dec 27th
Kota
Debu jalanan Lampu kota yang angkuh Peluh Deru mesin mencengkeram aspal Makian yang tertelan riuh Asap kelabu dari knalpot Memenuhi paru-paru dengan racun Pria paruh baya yang pusing memikirkan hutang Gadis muda yang gelisah karena memikirkan tas kulit yang tak terbeli Seniman jalanan yang masih setengah mabuk Bernyanyi sengau tapi tak peduli Pencuri-pencuri dompet yang panen di bis...
Dec 23rd
Ada 7 draft di dalam dashboard Tumblr saya Yang berteriak mengingatkan saya Betapa saya kini takut menjadi diri sendiri Betapa saya kini takut untuk menggumam apa adanya Jadi ingat, salah satu teman kampus yang pernah ngomong “Impian gue adalah mati lebih dulu daripada elo-elo semua yang ada di sini!” Sedikit banyak saya ingin mengatakan sesuatu dengan nada yang sama seperti cara...
Dec 10th
SEMPURNA #HOEK
Gini, kalau mau sesuatu yang sempurna, coba kamu balik badan, cari cermin, lalu tanya… Apa kamu juga sudah sempurna? Apa kamu juga sudah memberikan sesuatu yang sempurna agar mendapat hasil yang sempurna? Kalo gue, adanya Sempurna Mild. Mau?
Dec 10th
“Apa orang bisa mati hanya karena terlalu banyak berpikir?”
Dec 10th